08155087448
08155087448
+628155087448

Cara Menggunakan Obat Aborsi

Wednesday, October 19th 2016. | INFO ABORSI

Melaksanakan aborsi adalah pekerjaan yang berbahaya karena bisa berakibat fatal yaitu kematian. Bisa terjadi karena komplikasi yang berlebih sehingga menjadikan pendarahan atau karena tenaga wanita yang tidak kuat untuk menahan rasa sakit tersebut. Meski ada salah satu alternatif menggugurkan kandungan yakni dengan cara dipijat, namun penggunaan obat aborsi cytotec tetap menjadi pilihan yang lebih mudah.

obat aborsi
Penggunaan obat aborsi cytotec lebih dipilih karena rasa sakit yang lebih kecil dibandingkan dengan cara diurut agar janin keluar secara paksa.
Namun sayangnya tidak banyak pelaku aborsi yang mengetahui cara menggunakan obat aborsi cytoec tersebut.

Berikut ini berbagai cara untuk menggunakan obat aborsi yang wajib anda ketahui :

  1. Memastikan anda tengah hamil.Mengetahui kondisi anda hamil atau tidak bisa dilakukan menggunakan tes pack, namun hal ini belum bisa dipastikan 100% karena akurasinya yang masih terbatas. Agar bisa memastikannya, cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi apa yang anda duga bisa benar atau salah. Jadi jangan ragu untuk mengeceknya terlebih dahulu ke dokter.
  2. Menyiapkan mental dan kesehatan.Jika perlu lakukan berbagai persiapan mental agar anda tidak kaget ketika tengah mengalami penguguran kandungan. Secara prosedur medis, biasanya dokter akan memberikan lebih dari 25 pertanyaan yang harus dijawab perihal kondisi sang ibu. Semua informasi tersebut akan dijaga kerahasiaannya. Namun pada beberapa negara yang masih melarang aborsi seperti di Indonesia, anda harus berusaha sendiri agar mental menjadi kuat dan kesehatan pun terjaga.
  3. Pastikan kehamilan kurang dari 9 minggu.Berdasarkan kondisi medis, kehamilan yang belum mencapai 9 minggu, janin masih berbentuk darah diperbolehkan untuk digugurkan. Ada pula yang mengatakan dibawah 12 minggu. Sehingga beberapa jenis obat aborsi pun dilengkapi dengan syarat ketat yaitu usia janin masih dibawah umur tersebut. Jika janin sudah mencapai lebih dari 12 minggu, sangat besar kemungkinan terjadinya gagal aborsi atau justru komplikasi yang semakin parah. Semakin besar usia janin, maka semakin besar pula risiko aborsi yang bisa dirasakan.
  4. Menggunakannya melalui berbagai macam cara.Mengkonsumsi obat aborsi memang berbeda-beda tergantung dari anjuran penjualnya, ada yang digunakan melalui vagina, dibawah lidah bahkan diantara gusi dan pipi. Namun kebanyakan menggunakannya di bawah lidah. Hal ini akan membuat pil yang dikonsumsi tidak terlihat dan apabila anda terpaksa harus dirawat di rumah sakit, tidak ada bukti apapun bahwa anda telah mengkonsumsi obat tersebut. Sehingga anda bisa mengatakan bahwa keguguran tersebut terjadi secara alami.
  5. Muncul pendarahan dan janin akan keluar melalui dubur.Jika aborsi berlangsung dengan benar dan baik, maka janin akan hancur di dalam rahim dan akan keluar melalui dubur. Bisa bersamaan dengan darah atau kotoran yang keluar saat berada di kamar mandi. Hal ini merupakan efek normal yang terjadi jika anda mengkonsumsi obat aborsi . Setiap efek samping berupa demam, panas atau lemas akan mengiringi anda beberapa hari kemudian. Namun jangan kuatir karena hal ini tidak berbahaya dan akan kembali pulih setelah janin di dalam kandungan keluar seluruhnya.

Segala hal yang anda lakukan untuk mengaborsi janin di dalam tubuh anda tentunya cukup berisiko. Jadi pastikan saat aborsi dilakukan anda didampingi oleh orang terdekat agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Atau jika anda merasa lemas dan tidak sadarkan diri bisa segera dilarikan ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan dengan cepat. Jangan sampai anda melakukannya sendiri di kamar dan akan meningkatkan risiko bagi diri anda sendiri.

Demikianlah berbagai langkah untuk menggunakan obat aborsi . Semoga bisa membantu, namun jika memang anda tidak menginginkan kehamilan sedari awal sebaiknya rutin menggunakan alat kontrasepsi agar terhindar dari bertemunya sel sperma dengan sel telur. Anda bisa menggunakan kondom atau alat kontrasepsi yang lainnya. Meski demikian tetap ada risiko terjadinya hamil yang tidak diinginkan. Semoga kehamilan anda yang tidak diinginkan bisa teratasi dengan baik.

tags: , , , ,

Artikel lain Cara Menggunakan Obat Aborsi